Menjelajahi Sejarah Bangunan Hijau di Bahrain
In recent years, the concept of green building has gained significant traction in Bahrain. As a nation that is committed to sustainable development, Bahrain has made great strides towards promoting eco-friendly arsitektur ke konstruksi berkelanjutan practices. From the government’s initiatives to notable green building projects, Bahrain’s commitment to green infrastructure is evident. Let’s take a closer look at the history of green building in Bahrain and how it has evolved over time.
Ringkasan Utama
- Konsep bangunan ramah lingkungan (green building) telah mendapatkan daya tarik yang signifikan di Bahrain dalam beberapa tahun terakhir.
- Bahrain berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan mempromosikan arsitektur ramah lingkungan.
- Bahrain’s government has introduced initiatives and programs to promote green building practices.
- Bahrain adalah rumah bagi proyek bangunan ramah lingkungan yang terkenal, termasuk World Trade Center (WTC) Bahrain dan pembangunan Diyar Al Muharraq.
- Bahrain is committed to LEED certification and green building organizations to promote sustainable construction practices.
Inisiatif dan Program Pemerintah
The history of green building in Bahrain can be traced back to the early 2000s when the Bahraini government recognized the importance of sustainable development. Since then, the government has implemented several initiatives and programs to promote energy-efficient buildings, sustainable development and environmentally friendly construction practices.
One of the government’s key initiatives is the Green Building Guidelines, introduced by the Ministry of Works & Housing in 2010. These guidelines outline the standards for sustainable construction in Bahrain, providing a framework for developers to design and build environmentally friendly buildings. The guidelines cover areas such as energy efficiency, water conservation, waste reduction, and indoor environmental quality.
In addition to the Green Building Guidelines, the government provides incentives to developers and homeowners who adopt sustainable building practices. These incentives include tax breaks, financial assistance, and fast-track approvals for green building projects.
The Bahraini government’s commitment to sustainable development is also reflected in the establishment of the Sustainable Energy Unit (SEU) in 2012. The SEU is responsible for developing and implementing policies and programs to promote renewable energy and energy efficiency in Bahrain. It also works to raise awareness about the importance of sustainability and the benefits of green building practices.
Pemerintah juga telah meluncurkan beberapa proyek bangunan hijau di Bahrain, sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Proyek-proyek ini termasuk Pembangkit Listrik dan Air Al Dur, yang menggunakan air laut untuk menghasilkan listrik dan air minum, dan Sirkuit Internasional Bahrain, yang menggabungkan desain berkelanjutan fitur seperti pemanenan air hujan dan panel surya.
Overall, the Bahraini government’s initiatives and programs demonstrate its commitment to promoting sustainable development and environmentally friendly construction practices. These efforts not only benefit the environment but also contribute to the country’s economic growth and social wellbeing.

Proyek Bangunan Hijau yang Patut Diperhatikan
One of the notable green building projects in Bahrain is the World Trade Center (WTC) Bahrain. It is the first building in the world to integrate wind turbines into its design, harnessing the power of the wind to generate electricity. The WTC Bahrain is also equipped with a state-of-the-art cooling system that uses seawater to regulate the temperature inside the building, reducing energy consumption by up to 30%. These sustainable design features have earned the building a LEED Gold certification.
Another noteworthy green building project in Bahrain is the Diyar Al Muharraq development. This mixed-use development spans over 12 square kilometers and features a range of eco-friendly infrastructure, including green spaces, pedestrian-friendly walkways, and energy-efficient buildings. The development utilizes sustainable construction materials, such as recycled steel and concrete, and incorporates renewable energy sources like solar panels to reduce its carbon footprint. Its commitment to green infrastructure has earned the Diyar Al Muharraq development recognition as one of the most sustainable urban projects in the region.

These notable green building projects in Bahrain are leading the way in sustainable development and eco-friendly architecture. Through the incorporation of green infrastructure and sustainable design features, they are not only reducing their environmental impact but also creating vibrant and livable spaces for the community. As Bahrain continues to prioritize sustainable construction practices, the potential for further innovative and sustainable projects in the country is immense.
Sertifikasi LEED dan Organisasi Bangunan Hijau
Bahrain’s commitment to green building can also be seen in the development of the LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) certification system. This system is widely recognised as a rating system for green buildings, developed by the U.S. Green Building Council (USGBC), and is now used globally to promote sustainable building practices. In addition to the USGBC, there are several green building organisations around the world that offer certification and support for green building projects.
One such organisation is the Green Building Council of Australia (GBCA). They provide certification through their Green Star rating system, which assesses the environmental performance of buildings. The GBCA also offers resources and training for professionals in the green building industry.
The Canada Green Building Council (CaGBC) is another notable organisation. They administer the LEED certification in Canada and promote sustainable building practices across the country. The CaGBC also offers educational programs and resources to advance green building knowledge.
Di Inggris, Building Research Institution (BRE) adalah organisasi terkemuka di bidang konstruksi berkelanjutan. Mereka mengembangkan sertifikasi BREEAM (Metode Penilaian Lingkungan Pendirian Penelitian Bangunan), yang menilai kinerja lingkungan bangunan. BRE juga melakukan penelitian dan memberikan panduan untuk mendukung pengembangan praktik bangunan berkelanjutan.
In addition to these regional organisations, there are also global green building organisations such as the World Green Building Council (WorldGBC). They provide support and resources to green building councils around the world, promoting the adoption of sustainable practices and policies in the building sector.
Overall, LEED Certification and Green Building Organisations play a crucial role in promoting sustainable building practices and increasing awareness of environmental impact in the construction industry. By providing certification, resources, and training, these organisations contribute to the development of greener buildings and a more sustainable future.

Kesimpulan
Kesimpulannya, sejarah bangunan ramah lingkungan di Bahrain dimulai pada awal tahun 2000an ketika pemerintah menyadari perlunya pembangunan berkelanjutan. Sejak itu, pemerintah telah mengambil beberapa inisiatif dan program untuk mempromosikan praktik konstruksi ramah lingkungan. Pembentukan Unit Energi Berkelanjutan (SEU) Bahrain dan penerapan Pedoman Bangunan Ramah Lingkungan oleh Kementerian Pekerjaan & Perumahan Rakyat adalah beberapa inisiatif yang patut diperhatikan.
Selanjutnya, pemerintah memberikan insentif kepada pengembang dan pemilik rumah untuk mendorong bangunan hemat energi dan pembangunan berkelanjutan. Proyek bangunan ramah lingkungan yang terkenal di Bahrain termasuk World Trade Center (WTC) Bahrain dan pembangunan Diyar Al Muharraq, yang menggabungkan beberapa fitur desain berkelanjutan dan berkontribusi pada infrastruktur ramah lingkungan.
Komitmen Bahrain terhadap sistem sertifikasi LEED dan peran yang dimainkan oleh organisasi seperti Bahrain Green Building Society (BGBS) semakin menekankan pentingnya praktik konstruksi berkelanjutan. Potensi Bahrain untuk menjadi pemimpin dalam gerakan bangunan ramah lingkungan di kawasan ini sangatlah besar.
Secara keseluruhan, dedikasi Bahrain terhadap pembangunan berkelanjutan dan konstruksi ramah lingkungan patut dipuji. Rencana masa depan pemerintah untuk mempromosikan infrastruktur ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan cukup menjanjikan, dan Bahrain diharapkan akan terus membuat kemajuan di bidang bangunan ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang.
FAQ (Pertanyaan Umum)
T: Apa itu bangunan ramah lingkungan?
J: Bangunan ramah lingkungan mengacu pada praktik membangun atau merenovasi bangunan dengan cara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini melibatkan penggabungan teknologi hemat energi, pemanfaatan sumber daya terbarukan, dan pengurangan dampak keseluruhan terhadap lingkungan.
T: Kapan Bahrain mulai menerapkan praktik bangunan ramah lingkungan?
J: Bahrain mulai menerapkan praktik bangunan ramah lingkungan pada awal tahun 2000an ketika pemerintah menyadari pentingnya pembangunan berkelanjutan. Pembentukan Unit Energi Berkelanjutan Bahrain (SEU) pada tahun 2000 menandai tonggak penting dalam perjalanan ini.
T: Inisiatif apa yang telah diterapkan pemerintah Bahrain untuk mempromosikan bangunan ramah lingkungan?
A: The Bahraini government has implemented several initiatives, including the introduction of the “Green Building Guidelines” in 2005. These guidelines provide a framework for incorporating sustainable design strategies in projects and focus on energy efficiency, water conservation, waste management, and indoor environmental quality.
T: Insentif apa yang ditawarkan kepada pengembang dan pemilik rumah yang menerapkan praktik bangunan ramah lingkungan?
J: Pengembang dan pemilik rumah yang menerapkan praktik bangunan ramah lingkungan di Bahrain dapat menikmati insentif seperti keringanan pajak, keringanan biaya izin mendirikan bangunan, dan percepatan proses persetujuan untuk proyek bangunan ramah lingkungan. Insentif ini bertujuan untuk mendorong sektor swasta berinvestasi dalam pembangunan berkelanjutan dan infrastruktur ramah lingkungan.
T: Bisakah Anda memberikan contoh proyek bangunan ramah lingkungan yang terkenal di Bahrain?
J: Dua proyek bangunan ramah lingkungan yang terkenal di Bahrain adalah World Trade Center (WTC) Bahrain dan pembangunan Diyar Al Muharraq. WTC menggabungkan fitur-fitur seperti fasad berlapis ganda untuk mengurangi perolehan panas dan instalasi pengolahan air limbah di lokasi. Pembangunan Diyar Al Muharraq mengintegrasikan ruang hijau, panel surya untuk energi terbarukan, dan mendorong kemudahan berjalan kaki dan bersepeda.
T: Apa itu sertifikasi LEED dan bagaimana Bahrain mempromosikannya?
J: Sertifikasi LEED (Kepemimpinan dalam Desain Energi dan Lingkungan) adalah sistem pemeringkatan bangunan ramah lingkungan yang diakui secara internasional. Bahrain secara aktif mendorong pengembang untuk mengejar sertifikasi LEED, sehingga beberapa bangunan mencapai status LEED. Sistem sertifikasi ini menilai kinerja lingkungan bangunan.
T: Apa peran yang dimainkan oleh organisasi bangunan ramah lingkungan di Bahrain?
J: Organisasi bangunan ramah lingkungan seperti Bahrain Green Building Society (BGBS) memainkan peran penting dalam mempromosikan praktik konstruksi berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya bangunan ramah lingkungan. Mereka menyelenggarakan lokakarya, seminar, dan konferensi untuk mendidik para profesional industri dan masyarakat umum tentang prinsip-prinsip bangunan ramah lingkungan dan manfaatnya.
T: Apa komitmen masa depan Bahrain terhadap bangunan ramah lingkungan?
J: Bahrain bertujuan untuk lebih meningkatkan komitmennya terhadap bangunan ramah lingkungan dengan memberikan insentif untuk pembangunan berkelanjutan, mempromosikan energi terbarukan, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya praktik bangunan ramah lingkungan. Dengan upaya berkelanjutan, Bahrain berada pada posisi yang baik untuk menjadi pemimpin dalam gerakan bangunan ramah lingkungan di kawasan.








