Episode 40: Potret Ahli Industri Konstruksi di Australia
- Chloe C
- 17 Agustus 2022
Episode 40: Potret Ahli Industri Konstruksi di Australia
Ingin tahu bagaimana kinerja rekan-rekan Anda di Down Under? Penasaran dengan keadaan saat ini konstruksi industri di Indonesia Australia? Kemudian saksikan Episode 40, dengan tim Australia kami ahli tamu, Alex Fernandez-Soncini.
Alex akan memberikan Anda gambaran singkat tentang Australia industri konstruksi, dimana sikapnya, dimana industri saat ini berdasarkan pada survei di beberapa negara di Asia Pasifik, yang dilakukan Procore baru-baru ini.
Steve Randall, salah satu anggota kami, berbicara dengan Alex Fernandez-Soncini, seorang Strategis Teknolog Konstruksi untuk Procore Technologies, tidak hanya tentang keadaan industri konstruksi di Australia tetapi juga tentang bagaimana teknologi sekarang memainkan peran utama dalam industri tersebut.

Bukan rahasia lagi bahwa Australia tertinggal dalam industri konstruksi
Bukan rahasia lagi bahwa Australia tertinggal dalam industri konstruksi. Alex mengklaim hal ini disebabkan oleh minimnya pemanfaatan teknologi seluler dibandingkan dengan industri di Asia yang sejak awal telah memanfaatkan teknologi seluler. Namun, Alex percaya bahwa pengenalan teknologi baru ke dalam industri telah memungkinkan mereka untuk mendapatkan pengaruh di negara-negara Asia.
“Jika Anda melihat di mana Australia memulai, sejujurnya ini adalah pasar yang lebih matang, kami belum memiliki banyak teknologi seluler seperti itu…”
Bagaimana perubahan iklim mempengaruhi industri di Australia?
Perubahan iklim berdampak pada semua industri, begitu pula industri konstruksi di Australia. Alex menjelaskan bagaimana meningkatnya curah hujan dan cuaca buruk membuat pekerjaan pekerja konstruksi jauh lebih menantang dibandingkan sebelumnya.

“Iya yang pasti, aktivitas hujan tidak membantu pembangunan. Kami sudah mengalami semua masalah lain ini dan kemudian Anda menambahkan sejumlah besar cuaca buruk dan tiba-tiba hal itu memberikan banyak tekanan pada pembangun…”
Tentang Alex Fernandez-Soncini
Alex Fernandez-Soncini adalah Ketua Tim Konsultan Produk Strategis di Procore Technologies.
Sebagai Pemimpin Tim, Alex memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman konstruksinya yang luas untuk mengarahkan tim dan memberikan panduan mengenai peran teknologi berbasis cloud dan praktik terbaik kepada pelanggan utama dan pemangku kepentingan internal. Selain itu, tim berkolaborasi dengan pemangku kepentingan industri untuk mengkomunikasikan peningkatan bagi industri.
Dengan menggunakan pemahamannya yang mendalam tentang apa yang membuat para profesional konstruksi Australia tergerak, Alex adalah seorang inovator yang berkontribusi dalam meningkatkan dan mengembangkan teknologi konstruksi untuk industri ini. Selain itu, ia memiliki keterampilan untuk mengkomunikasikan solusi dengan cara yang dapat dipahami semua orang.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri konstruksi, sebelum bergabung dengan Procore pada tahun 2017, riwayat hidup Alex mencakup pekerjaan terakhir sebagai Administrator Kontrak di Renascent Australia. Beliau juga pernah bekerja di Philip Chin Group sebagai Konsultan Kode Bangunan sebelum bergabung dengan Parkview Group dan menjabat sebagai BCA/Koordinator Desain.
Teknologi Procore
Procore Technologies adalah perusahaan pengembangan perangkat lunak yang berbasis di Australia. Dengan menggunakan rangkaian alat manajemen proyek pemenang penghargaan, Procore Technologies bertujuan untuk menyediakan perangkat lunak konstruksi berbasis cloud kepada klien mereka di seluruh dunia.
Pada bulan Juni 2022, Procore menerbitkan laporan How We Build Now edisi ketiga. Tujuan dari laporan ini adalah untuk menantang para pemimpin konstruksi agar berpikir secara berbeda tentang teknologi.
Alex yakin ketika pandemi ini telah meningkatkan biaya di seluruh dunia, tidak ada keraguan bahwa para pemimpin perlu memikirkan cara-cara baru untuk meningkatkan profitabilitas.
Procore mendorong kliennya untuk beralih dari dokumentasi berbasis kertas ke solusi berbasis cloud, sehingga secara drastis meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas proyek, sehingga meningkatkan keuntungan mereka. Procore memperkirakan bahwa klien dapat menghemat rata-rata 20% dari total pengeluaran proyek mereka jika memanfaatkan teknologi yang tepat








