Pengembang Kecil, Keuntungan Bersih dan Perencanaan dengan mempertimbangkan Keanekaragaman Hayati
Artikel ini membahas bagaimana RUU baru ini akan berdampak pada pengembang kecil.
Over the next two years, there will be major changes to the way the planning application process works in England. Following the Kerangka Kebijakan Perencanaan Nasional (NPPF) dan Kode Desain Model Nasional, perubahan baru akan menghasilkan jumlah keanekaragaman hayati on-site crucial. Measured via a wholly new metric – biodiversity will soon become a key determinant over whether or not a planning application gets approved. Developers need to prepare for these changes or face disruption.
Perubahan ini diatur dalam RUU Lingkungan Hidup (which is currently going through Parliament and set for Royal Assent by the end of the year). In a nutshell, the new law will require developers to show how – either on their site or on an off-site location – they will increase the pre-development level of biodiversity by 10%. This is calculated via a complex new ‘Biodiversity Metric’ and the final results need to be written up in the form of a ‘Biodiversity Gain Plan’, a new set of paperwork that has to be approved by the Local Planning Authority before planning permission can be granted. The policy is explicitly intended to apply to smaller developers as well as larger ones.
Sebagai bagian dari kebijakan ini, pengembang UKM harus memberikan 'Keuntungan Bersih'. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kebijakan ini berpotensi menimbulkan serangkaian kewajiban yang menantang bagi pengembang kecil. Hal ini bisa berupa keharusan mempekerjakan ahli ekologi untuk melakukan serangkaian survei baru atau dalam bentuk pengembang sendiri yang harus menavigasi 'Metrik Keanekaragaman Hayati'.
Sebagai catatan, 'Net Gain' adalah kebijakan yang sangat baik – sebuah inisiatif yang telah berjalan selama sepuluh tahun. Tidak diragukan lagi bahwa kebijakan ini akan sangat membantu memulihkan sumber daya alam Inggris. lingkungan Hidup dan mengubah sistem perencanaan menjadi mesin penciptaan keanekaragaman hayati. Penting juga untuk ditegaskan bahwa DEFRA dan Natural England telah berupaya keras mengembangkan kebijakan ini di tengah berbagai peristiwa luar biasa. Fakta bahwa metrik canggih seperti ini telah dikembangkan di tengah Brexit dan pandemi merupakan bukti tekad dan keterampilan para pejabat.
However, the Government has recognised that ‘Net Gain’ might create problems for SME developers. Public bodies are now trying to find ways to support the sector. Their proposed solutions, however, don’t seem to go far enough – the so-called ‘small sites’ metric is definitely a step forward, but Natural England has admitted that their tools will likely still require specialist skills to use. The other proposed solution is for small developers to take a day’s training and to try and navigate the metric themselves – which is not ideal considering that Local Planning Authorities can only approve reports that meet the highest standards.
The private sector should throw itself into supporting the Government’s efforts here – we need to help SME developers comply with the metric. Failure to find such a solution risks small developers trying to complete the metric as well as trying to write up Biodiversity Gain Plans by themselves. In other words, if we get this wrong, there is likely going to be delays to the planning application process; legal difficulties as people protest the rejection of their Biodiversity Gain Plans; and a lot of questions about the viability of the ‘Net Gain’ policy (which would be a disaster for our natural environment).
Terdapat kebutuhan mendesak untuk memastikan bahwa pengembang UKM dapat mengakses keterampilan dan sumber daya yang mereka butuhkan sehingga mereka dapat memenuhi tuntutan dunia. RUU Lingkungan Hidup. Kita perlu mengembangkan sistem yang memungkinkan pengembang UKM menjadi kekuatan pendorong 'Net Gain' keanekaragaman hayati. Jika kita dapat memastikan bahwa sektor UKM dapat dengan mudah mematuhi kebijakan 'Keuntungan Bersih', kita akan lebih mampu menyukseskan kebijakan ini. Hal ini tidak hanya baik bagi lingkungan di Inggris, namun juga mengingat para pemain internasional yang mengawasi kebijakan inovatif ini, berpotensi menjadi sebuah langkah maju yang besar bagi kehidupan di seluruh planet kita.
Bunga Joe adalah Anggota UKGBC dan pandangan yang diungkapkan dalam Opini ini adalah milik mereka sendiri. Mereka adalah keberlanjutan konsultan dengan fokus pada keanekaragaman hayati.
PELAJARI TENTANG KERJA SOLUSI BERBASIS ALAM KAMI
STUDI KASUS TENTANG KEANEKARAGAMAN HAYATI
Pos Pengembang Kecil, Keuntungan Bersih dan Perencanaan dengan mempertimbangkan Keanekaragaman Hayati muncul pertama pada UKGBC – Dewan Bangunan Hijau Inggris.








